Keselamatan merupakan salah satu prinsip dasar penyelenggaraan transportasi di Indonesia dan prinsip seringkali tidak sejalan dengan apa yang terjadi di lapangan. Hal ini diindikasikan dengan semakin meningkatnya jumlah serta fatalitas korban kecelakaan.

Dikatakan, berdasarkan laporan yang dikeluarkan Kapolri tahun 2010, jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas skala nasional mencapai 31.234 nyawa. Yang artinya dalam setiap satu jam terdapat antara 3 – 4 orang meninggal akibat laka lantas di jalan, ini diperkirakan 2,9 – 3,1 % dari total PDB Indonesia.

Dijelaskan, permasalahan keselamatan tidak hanya dihadapi dalam skala nasional, tapi menjadi masalah global setiap tahun, terdapat 1,3 juta nyawa meninggal dunia akibat laka lantas atau lebih dari 300 nyawa perhari.

Hal ini, jika tidak ada langkah langkah penanganan segera dan efektif, maka diperkirakan korban laka lantas meningkat dua kali lipat setiap tahunnya.

Dalam rencana umum nasional keselamatan (RUNK) sesuai dengan Inpres Nomor 4 tahun 2004 terdiri dari 5 pilar keselamatan, yakni manajemen keselamatan jalan (safer management), jalan yang berkeselamatan (safer road), kendaraan yang berkeselamatan (safer vehicle), pengguna jalan yang berkeselamatan (sager people) dan penanganan pasca kecelakaan (post crash).

Untuk pelayanan Lakalantas di kabupaten karimun kepulauan Riau, bisa langsung mendatangi polres karimun.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here